TWINS LOVE

req-twins-love

poster by EyesmileLaugh@Fanfiction’sLibrary

Author : Kim nara

Genre : Romance, Schoolife

Leght : Vignette

Cast : Jungkook (bts), Yein (lovelyz)

Other cast : Seulgi (RV)

Disclaimer :

FF ini murni dari otak aku, dan real karya milik aku.

Jadi tolong jangan melakukan kegiatan copas dengan sesuka hati kalian

Yein Pov

Aku berjalan menyusuri lorong demi lorong yang berada di sekolahku. Aku sedang menuju ke ruangan klub tenis untuk mencari taehyung sunbae sebelum akhirnya aku menghentingkan langkah ku karna mengingat sesuatu

“astaga, bukannya ruangan klub tenis berada di lantai 3”

aku menepuk pelan kepalaku. Aku memang belum terlalu mengenal sekolah ini, aku baru pindah di sekolah ini beberapa waktu yang lalu, kira kira aku baru 2 minggu menyandang status ‘siswa’ di sekolah ini. Tapi,tebaklah berapa jumlah haters yang ku miliki?  Banyak, bahkan sangat banyak. Mungkin hampir setengah yeoja di sekolah membenciku.

Dan bodohnya alasan mereka membenciku hanya karna sebuah masalah yang sangat sepeleh buatku. Yaitu karna wajahku mirip dngan namja yang sangat populer di sekolah ini. namja yang bernama lengkap Jeon Jungkook.

Aku memutuskan untuk berhenti mencari Taehyung sunbae, aku sudah tidak berselera lagi untuk mencarinya. Benar apa yang di katakan orang sunbae yang satu itu memang seperti seorang alien,sangat sulit untuk di temukan. Aku memutuskan untuk pergi ke loker ku untuk mengambil beberapa buku.

“astaga, yang benar saja” gumamku kesal saat melihat isi lokerku yang sudah tak karuan. Ini pasti ulah mereka, ulah para manusia kurang kerjaan yang patut di musnahkan dari muka bumi ini.

Aku kemudian membanting pintu loker ku dengan cukup keras dan membuat beberapa orang di sekitarku menatapku aneh. Aku sama sekali tidak peduli dengan tatapan mereka dan memutuskan untuk kembali ke kelas.

******

“yya! Wae gurae” Tanya teman sebangku ku yang hampir saja terhempas jatuh ke lantai karna terkejut saat aku membanting tas ku di meja

“mereka membuatku muak!” kata ku kesal

“nugu? fans Jungkook? Sudahlah jangan di masukan ke hati, nanti juga mereka akan berhenti”

“berhenti? mereka tidak akan berhenti sampai aku keluar dari sekolah ini”

“kau terlalu berlebihan”

“aku tidak berlebihan, tapi para fans Jungkook itu yang keterlaluan” dan entah apa yang lucu dari perkataan ku barusan hingga aku berhasil membuat Yeri tertawa. Aku baru saja ingin menghujat Yeri atas perilakunya tapi, Kwon.songsaengnim lebih dulu masuk ke dalam kelas.

*******

Author Pov

“Hei, gadis peniru!” seorang yeoja dengan rambut pirang terurai melemparkan sebuah botol minuman plastik  pada yeoja yang berada di depannya.

“ada apa lagi?” Yein hanya berbalik malas pada yeoja yang bernama lengkap kang seulgi itu

“berhenti menggoda Jungkook” Seulgi masih tetap mempertahankan nada sombongnya

“kapan aku menggodanya?”

“kau jangan berpura pura bodoh, kau pasti menggunakan wajahmu untuk merayunya, kan?bukankah sudah ku katakana padamu sebelumnya kalau Jungkook hanya milikku”

“apa kau memanggilku dan melempariku dengan sebuah sampah hanya untuk curhat padaku”

“mwo! Siapa yang curhat padamu?”

“sudahlah, aku tidak ingin berbicara padamu” Yein kemudian beranjak pergi meninggalkan Seulgi tapi Seulgi dengan cepat menahan tangan Yein dan membuat mereka saling berhadapan dengan jarak yang cukup dekat

“tidak ada seorang pun di dunia ini yang bisa menentangku” kata Seulgi sambil mencengram kuat tangan Yein. Tapi diluar dugaan, Yein mampu melepaskan cengkraman Seulgi yang kuat dan menghempaskan tangan Seulgi dengan begitu keras. Yein kembali beranjak pergi tapi langkahnya terhenti saat Yein merasa sebuah material berjari menjabak rambutnya dengan keras.

“kau, tidak akan kumaafkan” tangan Seulgi menarik rambut Yein dengan semakin keras

“untuk apa aku meminta maaf padamu?” kini Yein juga mulai menjambak balik rambut Seulgi. Dan pertengkaran mereka pun semakin memanas. Para siswa lainnya mulai berkumpul, bukan untuk membantu melainkan untuk menonton. Pertengkaran mereka berlangsung cukup lama dan baru terhenti saat kepala sekolah datang memisahkan mereka.

*******

Yein Pov

Astaga rasanya semua tulangku sudah berpindah tempat. Bagaimana bisa  Nam.Songsaengnim memberikan ku hukuman yang benar benar menyebalkan. Kemarin dia menyuruhku untuk membersihkan kamar mandi pria dan membuatku di tuduh sebagai seorang pengintip. Dan sekarang dia menyuruhku untuk membersihkan halaman sekolah yang seluas lapangan golf. Ini benar benar tidak adil karna Nam. Songsaengnim hanya menghukumku seorang, padahal Seulgi juga bersalah.

“apa kau butuh bantuan?” Tanya  seseorang yang suaranya terdengar sangat familiar, aku melihat ke arah suara itu dan tampaklah seorang namja yang seperti cermin bagiku, siapa lagi kalau bukan Jungkook.

“menyingkir dariku, ini semua ulah mu” jawabku ketus

“astaga, kau semakin cantik saat sedang marah” ayolah, apa namja ini sedang mengajakku berkelahi

“aku tidak bercanda, aku serius membencimu”

Aku memutuskan untuk beranjak pergi darinya, tapi ia menahan tanganku lalu menatapku dengan tatapannya yang cukup serius

“saranghae”

Aku membulatkan mataku dengan  sempurna, apa yang barusan ku dengar itu nyata. Apa Jungkook serius dengan perkataannya atau hanya bercanda dengan raut wajah serius seperti biasanya. Sebelum ssempat aku bertanya padanya, Jungkook telah berlalu pergi dan aku hanya bisa menatap punggung-nya pergi menjauh.

******

Seperti jam istirahat yang kemarin, hari ini aku kembali ke halaman belakang sekolah untuk membersihkan. Kalimat yang Jungkook ucapkan kemarin masih membekas di telingaku dan jujur saja aku ingin minta penjelasan darinya tapi dia sama sekali belum muncul di depanku, aku tidak mungkin mencarinya dan bertanya pada orang orang “dimana Jeon Jungkook?” ayolah, aku tidak ingin di amuk masa oleh ratusan  fangirl miliknya. Tapi aku rasa dia lagi lagi hanya mempermainkanku.

Aku masih berjalan dengan wajar sebelum akhirnya langkahku terhenti saat melihat seorang yeoja dengan rambut blonde sedang menyapu di halaman. Dia tidak mungkin Jungkook, dan pastinya bukan kim ahjumma karna yeoja itu mengenakan seragam sekolah bukan seragam cleaning servis.

“siapa kau?” yeoja itu kemudian menoleh dan kalian tahu siapa yang ku lihat, dia adalah Kang Seulgi. Aku terdiam tidak percaya, tidak mungkin Seulgi mau membantuku menyelesaikan hukumanku. Maksudku, tujuan Seulgi membayar mahal Nam songsaenim untuk tidak menjatuhkan hukuman padanya adalah agar terhindar dari hukuman ini. Lantas apa yang membuatnya mau datang dengan pasrah ke sini

“kenapa kau ada disini?” Tanya ku

“kau pikir aku mau dengan rela datang ke tempat terkutuk ini, dan membantu wanita terkutuk sepertimu”

“karna itulah aku bertanya?”

“Jungkook oppa mengancam ku, dia bilang tidak adil jika hanya kau yang di hukum sendiri, dan jika aku tidak mau mengerjakan sisa hukuman mu dia tidak akan mau bertemu denganku lagi”

“Jungkook berkata begitu?” dan Seulgi hanya menganggukkan kepalanya, aku setengah tidak percaya, tapi bagaimana pun aku harus berterima kasih pada namja menyebalkan itu

“aku pergi dulu, anyeong”

Aku kemudian pergi meninggalkan Seulgi yang sedang menyumpat padaku. Aku memutuskan ke kantin tempat di mana harusnya Jungkook dapat ku temukan. Aku  berusaha menemukan Jungkook melalui indra penglihatan milikku.

Setelah melihatnya aku langsung pergi menghampirinya. Tapi,entah kerusakan apa yang terjadi di mataku sehingga membuat Jungkook terlihat errr,, tampan

“Jungkook-ssi” sapa ku padanya

“wae?”

“itu,, aku mau,,” astaga ada apa denganku, kenapa tiba tiba aku gugup

“kau mau apa?”

“aku mau berterima kasih padamu”

“oh, soal Seulgi itu bukan apa apa” Jungkook kemudian tersenyum dengan begitu manis padaku. Ya tuhan, kemana saja kau selama ini Yein bagaimana bisa kau tidak menyadari pesona namja ini.

“tapi kenapa kau melakukannya”

“menurutmu kenapa?” aku mendengus kesal pada namja ini, sifat aslinya mulai kembali. Jungkook kemudian beranjak pergi tapi aku dengan cepat menahan tangannya

“tunggu, apa yang kau katakan padaku kemarin serius?”

akhirnya aku mengeluarkan pertanyaan yang sejak kemarin ingin ku tanyakan. Tapi, bukannya menjawab Jungkook malah tersenyum padaku dan mengacak rambut ku lembut lalu berlalu pergi.

Dan aku merasakan suatu keanehan yang benar benar nyata, jantungku berdetak tidak karuan, dan saat Jungkook menyentuh rambutku rasanya seolah olah ada ratusan kupu kupu yang berterbangan di perutku.

Astaga!

Tuhan apa aku,,

Menyukai Jeon Jungkook?

THE END

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s